EN
Sekolah PascasarjanaUniversitas Sumatera Utara

Sejarah

Sejarah
Sekolah Pascasarjana USU dimulai dengan Kegiatan Pengumpulan Kredit (KPK) IPB-USU pada tahun 1985 untuk program studi Ilmu Tanah, Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, dan Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan. Tahun 1988, kembali dibuka program KPK S2 Ilmu Hukum Keperdataan dengan Universitas Gadjah Mada-USU. 
 
Mulai tahun akademik 1992/1993 program studi S2 Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan, program studi S2 Ilmu Tanah, program studi S2 Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, program studi S2 Agronomi, dan program studi S2 Ilmu Hukum sepenuhnya menyelenggarakan proses akademik di Universitas Sumatera Utara di bawah pengelolaan Program Pascasarjana USU. Sesuai dengan perkembangan kebutuhan lulusan dan ketersediaan sumber daya di USU sampai tahun 2010 hampir seluruh program sarjana memiliki program magister dan doktor. 
 
Berdasarkan kebijakan universitas dan mengacu kepada AD/ART USU BHMN tahun 2009 program studi magister dan doktor monodisiplin dialihkan pengelolaannya ke fakultas. Program magister yang dikembalikan ke fakultas berjumlah 21 program studi dan program studi doktor berjumlah 5 program studi. Beberapa program studi monodisiplin masih dikelola di SPs USU sampai tahun 2013. 
 
Saat ini USU memiliki 65 program studi pascasarjana yang terdiri atas 42 program studi magister dan 23 program studi doktor. Dengan demikian, program studi yang pengelolaannya langsung di bawah Sekolah Pascasarjana adalah program studi MULTIDISIPLIN sebanyak 6 program studi, dan program studi yang pengelolaannya di bawah fakultas adalah program studi MONODISIPLIN sebanyak 59 program studi.