• FOCUS GROUP DISCUSSION  (FGD) “PERSIAPAN AKREDITASI SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA”
    FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) “PERSIAPAN AKREDITASI SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA”
  • Dies Natalis Sekolah Pascasarjana USU Ke-33
    Dies Natalis Sekolah Pascasarjana USU Ke-33
  • Workshop Penelusuran Daftar Pustaka, Sitasi, dan Penulisannya menggunakan Mendelay
    Workshop Penelusuran Daftar Pustaka, Sitasi, dan Penulisannya menggunakan Mendelay
  • Kuliah Umum Dr. H. Muklas Ansori, M.Si (Direktur Kualifikasi SDM KEMENRISTEKDIKTI)
    Kuliah Umum Dr. H. Muklas Ansori, M.Si (Direktur Kualifikasi SDM KEMENRISTEKDIKTI)
  • Selamat Datang Asessor BAN-PT Akreditasi Magister PSL
    Selamat Datang Asessor BAN-PT Akreditasi Magister PSL
  • SEMILOKA
    SEMILOKA "Smart Post Graduate 4.0"
  • Selamat Datang Asessor BAN-PT Akreditasi Doktor Perencanaan Wilayah (PW)
    Selamat Datang Asessor BAN-PT Akreditasi Doktor Perencanaan Wilayah (PW)
  • Musyawarah Rencana Pengembangan (MUSREMBANG) Sekolah Pascasarjana USU
    Musyawarah Rencana Pengembangan (MUSREMBANG) Sekolah Pascasarjana USU
  • Lokakarya
    Lokakarya "Implementasi Penulisan Jurnal Internasional Bereputasi"

KULIAH UMUM : Dr. Muklas Ansori, M.Si (Dirjen Kualifikasi Sumberdaya Manusia KEMENRISTEKDIKTI)

Sekolah Pascasarjana melaksanakan kuliah umum yang mengundang Dr. Muklas Ansori, M.Si ( irjen Kualifikasi Sumberdaya Manusia KEMENRISTEKDIKTI ). Direktur Sekolah pascasarjana, Wakil direktur I dan Wakil Direktur II juga hadir di tengah-tengah acara ini. Pembukaan yang disampaikan oleh Dr. Rikson Siburian, M.Si, Ph. D sebagai ketua panitia pelaksana kuliah umum ini. Dalam acara ini turut hadir Rektor USU yang memberikan kata sambutan kepada seluruh mahasiswa magister dan doktor yang menghadiri kuliah umum ini. Beliau menyampaikan bahwa program magister harus dapat ditempuh dalam waktu 2 tahun dan doktor juga harus dapat seleai tidak lebih dari 3 tahun, maka dari itu teruslah giat untuk menyelesaikan kuliah dan menulis jurnal dan penelitian agar dapat menempuh gelar magister dan dokter dengan tepat waktu. Hal ini bila tercapai maka mutu pendidikan akan semakin meningkat.

IMG 9762

Gambar : Rektor  USU memberikan kata sambutan kepada peserta kuliah umum Dr. H. Muklas Ansori, M.Si  (Dirjen Kualifikasi Sumberdaya Manusia KEMENRISTEKDIKTI)

Setelah bapak rektor memberikan kata sambutan maka pemberian cenderamata dan ulos batak kepada pemberi kuliah umum bapak Dr.  Muklas Ansori, M.Si dan foto bersama .Kemudian moderator mengatakan acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh bapak Prof. Dr. Robert Sibarani, MS ( Direktur SPs-USU) yang mengatakan bahwa Karakter adalah jumlah semua kualitas yang membuat anda menjadi diri anda. Ini adalah nilai, pemikiran, kata-kata, tindakan anda. Sasaran membangun karakter terbagi menjadi 4 yaitu : anak-anak mempunyai karakter berkembang, remaja mempunyai langkang mengembangkan karakter, dewasa memperkuat karakter dan ornag tua mempunyai karakter membimbing. 

IMG 9790

Gambar : Pemberian Cenderamata dan Ulos Batak oleh Rektor USU Kepada Bapak Dr. Muklas Ansori, M.Si  (Dirjen Kualifikasi Sumberdaya Manusia KEMENRISTEKDIKTI)

Kemudian pemaparan berikutnya adalah Dr. Muklas Ansori, M.Si yang menjelaskan tentang pesan sekolah pascasarjana dalam meningkatkan mutu pendidikan lanjut dilihat dari pendekatan monodisiplin dan multidisiplin ilmu. Pendidikan pascasarjana menghasilkan lulusan yang berkemampuan IPTEKS lanjut, berkualitas. Menghasilkan IPTEKS yang relevan dalam kebutuhan bangsa. Membangun jejaring nasional dan internasional. Memiliki emosi terkendali dan bermoral tinggi. 

Ciri Ilmuan yaitu kompetensi berfikir, kompetensi kelilmuan, kompetensi metodologi, kompetensi komunikasi, kompentansi aktualisasi dan kompetensi etika. Kecerdasan mannusia terbagi atas 3 yaitu intelligence quotient, (IQ) istilah  yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti : menalar,  merencanakan,  memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan. Emotional quotient (EQ) adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya. ESQ  (Emotional Spiritual Quotient) yang merupakan gabungan EQ dan SQ, yaitu Penggabungan antara pengendalian kecerdasan emosi dan spiritual.  

Pendekatan Monodisiplin : Masing-masing ilmu tertutup secara ontologis, epistimologis, teoretis, dan metodologis (kealaman, ilmu sosial, humaniora).Monodisipliner melandasi kerja ilmu dan temuan teori yg meyakini;

1. mengejar tujuan, kepentingan yg melekat

2. bekerjan dg disipliner yg ketat

3. bekerja dg teori dan metodologi mono4. objektivitas –empiris (psitivistis).

Pendekaan Multidisiplin :

1. Perkembangan keilmuan seiring dengan ragam permasalahan sosial menciptakan studi multidisiplin.

2. Multidisiplin mengandung pengertian suatu persoalan ditinjau/ditelaah dari beberapa disiplin