MEDAN – Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Sumatera Utara (USU) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pemetaan Drone. Pelatihan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari atau setara dengan 18 Jam Pelajaran (JP) ini diadakan mulai tanggal 2 hingga 4 Oktober 2026 di lingkungan SPs USU.
Kegiatan hari pertama dimulai pada pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Acara dipandu oleh MC Annisa Widya dan dibuka secara resmi oleh Direktur Sekolah Pascasarjana USU, Prof. Dr. Ir. Evawany Yunita Aritonang, M.Si. Dalam kata sambutannya, Prof. Evawany menegaskan bahwa pelatihan pemetaan menggunakan drone ini merupakan kompetensi yang sangat penting.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pemanfaatan drone serta pengenalan alat oleh instruktur pelatihan, Dr. Achmad Siddik Thoha, S.Hut., M.Si. Pada sesi ini, para peserta juga dibimbing untuk menginstal aplikasi pemetaan dan mempelajari pembuatan misi terbang (flight planning).


Keesokan harinya, pada tanggal 3 Oktober 2026, kegiatan dilanjutkan dengan field trip menuju Kampus 2 USU di Kwala Bekala. Pada sesi ini, peserta melakukan praktik pemetaan drone langsung di lapangan. Dengan pendampingan penuh dari instruktur, seluruh peserta mendapatkan kesempatan berharga untuk mengoperasikan serta menerbangkan drone guna merekam data spasial wilayah tersebut.


Pada hari terakhir, 4 Oktober 2026, kegiatan difokuskan di dalam ruangan. Peserta melakukan praktik pengolahan data dari foto udara drone yang telah diambil untuk dijadikan orthomosaic serta mempraktikkan pembuatan layout peta. Rangkaian pelatihan ini kemudian ditutup secara resmi dengan acara serah terima sertifikat pelatihan kepada 36 orang peserta yang telah berhasil menyelesaikan seluruh sesi dengan baik.


Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga kalangan akademisi senior Universitas Sumatera Utara. Tampak hadir berpartisipasi sebagai peserta, Ketua Program Studi S2 Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan (PWD) sekaligus Kaprodi S3 Perencanaan Wilayah, Dr. Lindawati, S.P., M.Si., bersama Prof. Dr. Ir. Yaya Hasanah, M.Si. Kehadiran para akademisi ini menjadi inspirasi tersendiri karena menunjukkan semangat untuk terus belajar dan menambah ilmu terapan teknologi masa kini, meskipun keduanya telah berstatus sebagai dosen dan memegang jabatan di USU.


Dr. Lindawati turut mengapresiasi dan memaparkan besarnya manfaat dari pelatihan ini.
"Pelatihan pemetaan dengan drone ini sangat bermanfaat membantu mahasiswa S2 PWD dan S3 PW untuk membuat perencanaan dan desain pemetaan lokasi yang hendak dikembangkan. Terkait pertanian, misalnya untuk menentukan kawasan yang tepat dalam mengembangkan komoditas unggulan. Untuk mitigasi bencana, kita bisa memetakan masyarakat yang berada di kawasan terdampak bencana untuk direlokasi ke tempat yang lebih aman," ungkap Dr. Lindawati.
Terkait rencana pengaplikasian ilmu ke depannya, ia menambahkan bahwa keahlian ini sangat krusial untuk skala yang lebih makro. "Ilmu pemetaan ini juga sangat relevan untuk pemetaan lokasi pariwisata, dan dalam cakupan yang lebih luas, sangat dibutuhkan untuk penataan tata ruang agar berjalan sesuai dengan fungsinya," jelasnya.
Melalui pelatihan ini, SPs USU berharap ilmu dan keterampilan teknis yang diperoleh dapat bermanfaat bagi seluruh peserta, institusi, maupun berbagai pihak yang membutuhkan keahlian pemetaan di masa mendatang.