Medan, 18 Oktober 2024 — Program Studi Magister Manajemen Universitas Sumatera Utara (MM USU) menyelenggarakan Workshop Desain Proses Akademik Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI). Kegiatan berlangsung di Aula Magister Manajemen USU mulai pukul 13.00 WIB, dihadiri oleh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan program studi.

Workshop menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nur Afifah, S.E., M.Si., yang merupakan dosen dari Universitas Tanjungpura dengan sambutan dan arahan dari Ketua Program Studi Magister Manajemen USU, Prof. Dr. Ir. Meilita Tryana Sembiring, S.T., M.T., IPU. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya penerapan KKNI dan SN DIKTI sebagai landasan utama dalam pengembangan kurikulum serta proses akademik di perguruan tinggi, agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang relevan dan diakui secara nasional.

Materi yang dibahas mencakup penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, hingga desain proses pembelajaran yang selaras dengan standar nasional. Selain pemaparan materi, peserta juga diajak berdiskusi dan berlatih langsung menyusun rancangan proses akademik sesuai bidang keilmuan masing-masing, sehingga hasil workshop dapat segera diterapkan dalam pengembangan kurikulum program studi.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi KKNI dan SN DIKTI, sekaligus meningkatkan kemampuan dalam merancang proses pembelajaran yang menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan dunia kerja. Hasil workshop diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas kurikulum, proses pembelajaran, dan daya saing lulusan MM USU baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan ini sejalan dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Penyusunan proses akademik berbasis KKNI dan SN DIKTI merupakan wujud nyata komitmen USU dalam mendukung SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education), yaitu menjamin mutu pendidikan tinggi yang inklusif, relevan, dan berstandar nasional, sekaligus memperkuat kapasitas dosen sebagai pendidik. Penyelarasan capaian pembelajaran dan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja juga berkontribusi terhadap SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth), karena bertujuan mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di pasar tenaga kerja. Selain itu, penguatan sistem dan proses akademik yang inovatif turut mendukung SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure), melalui penguatan infrastruktur pendidikan tinggi yang berbasis standar nasional.

Dengan terselenggaranya workshop ini, Program Studi Magister Manajemen USU menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di lingkungan kampus.