Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.
Kurikulum
Ruang lingkup ekologi konservasi meliputi prinsip-prinsip ekosistem, energi dalam sistem ekologi, dan siklus biogeokimia. Pendekatan terhadap habitat air tawar, laut, muara, dan darat juga dibahas. Selain itu, prinsip pengelolaan sumber daya alam dalam lingkup konservasi, ekologi radiasi, restorasi, serta ekologi manusia dan hubungannya dengan konservasi lingkungan turut menjadi bagian dari kajian.
Hukum lingkungan dalam tata hukum Indonesia dan tata hukum internasional meliputi latar belakang masalah lahir dan berkembangnya hukum serta kelembagaan lingkungan nasional dan internasional. Pengertian, prinsip, serta perkembangannya secara internasional (global dan regional) dan ekstra terestrial juga dibahas. Materi hukum lingkungan, termasuk kelembagaannya, serta praktik pelaksanaannya dalam tata pengelolaan lingkungan hidup internasional menjadi bagian penting dalam kajian ini.
Memahami dan menghayati keteraturan sistem alam semesta, serta peranan manusia sebagai pengelola sumber daya alam, memiliki implikasi penting pada sikap dan perilaku (etika atau akhlak) manusia secara keseluruhan. Hal ini juga berkaitan dengan kompetensi intelektual manusia di berbagai bidang kehidupan.
Penggunaan berbagai metode analisis kuantitatif dan kualitatif dalam merancang dan melakukan penelitian harus mengikuti kaidah-kaidah lingkungan. Perancangan percobaan dan pengambilan contoh pada populasi yang bersifat diskret dan kontinu juga menjadi bagian penting dari proses ini.
Batasan dan ruang lingkup pengelolaan sumber daya alam mencakup dasar-dasar pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup menurut asas-asas ekologi dan pendekatan ekosistem. Hal ini melibatkan survei terintegrasi dan analisis sistem. Sumber daya yang dikelola meliputi lahan pantai, lamun, rawa, gambut, sawah, lahan kering, panas bumi, dan gempa.
Dasar ilmu ekonomi lingkungan dan kebijakan lingkungan mencakup pertumbuhan ekonomi, teori konsumsi, dan teori kesejahteraan. Penilaian sumber daya alam dan lingkungan (valuasi ekonomi) serta dampak kebijakan makroekonomi terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting. Penerapan aspek 3P (Profit, Planet, dan People) dalam usaha menjaga keberlanjutan sumber daya alam turut dibahas.
Faktor-faktor kualitas untuk proteksi lingkungan mencakup kebutuhan manusia akan sumber daya air, tanah, dan udara, serta pengelolaan buangan padat, cair, dan gas, termasuk daur ulang (recycling). Prinsip pencemaran lingkungan (udara, air, dan tanah) serta pengaruhnya terhadap lingkungan dan dasar-dasar pengolahan limbah padat dan cair juga dibahas.
Pemahaman metode penelitian dan karakteristik penelitian ilmiah mencakup metode ilmiah, penyusunan kerangka berpikir, kerangka konsep, dan hipotesis. Selain itu, metode pengamatan serta hambatan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga menjadi perhatian. Pembuatan keputusan dalam perencanaan serta penyusunan penelitian ilmiah dalam rangka komunikasi turut dibahas.
Masalah-masalah lingkungan hidup dan pembangunan. Ekosistem dan pembangunan. Masalah teknologi lingkungan, industri, biodiversitas, lingkungan danau, kearifan lokal dan introduksi dalam lingkungan. Aliran energy dan pembangunan. Politik ekologi. Pengelolaan lingkungan hidup. pembangunan berwawasan lingkungan dan etika lingkungan. Penyelesaian masalah berbasis keakuratan data.
Ruang lingkup dan tujuan kimia lingkungan, tanah, air, dan udara. Analisis parameter-parameter kualitas air dan udara. Interaksi zat-zat padat, cair dan gas dalam perairan. Siklus karbon, belerang, nitrogen, dan proses kehidupan pengaruh kualitas lingkungan terhadap kesehatan masyarakat. Perjalanan zat-zat pencemar dan organ-organ tubuh.
Pengaruh regetasi berkayu terhadap iklim, air, dan tanah. Penggunaan pengetahuan tentang pengaruh hutan terhadap manajemen ekosistem daerah aliran sungai. Pengawetan dan pemanfaatan debit sungai, daerah tangkapan hujan (catchment area), keseimbangan air danau, eutrofikasi dan sedimentasi, dan perbaikan lingkungan.
Prinsip proses bioremidiasi lingkungan, batasan-batasan degradasi polutan di lingkungan, jenis, dan sumber polutan lingkungan, degradasi biomass, bioremidiasi polutan seperti senyawa hidrokarbon, minyak, zat warna, dan logam dan teknikteknik molekuler bioremidiasi.
Pemahaman sosiologi lingkungan. Local wisdom, green budgetin, budaya tradisional, mitos symbol dan kebudayaan. Kebudayaan dan lingkungan. ekologi sosial dan etika lingkungan. Politik ekologi dan akses lingkungan. keadilan lingkungan dan konflik lingkungan (hutan, perkebunan, pesisir, otonomi daerah).
Pengenalan dan pemahaman konsep dasar serta cara aplikasinya tentang perangkat GIS (Sistem Informasi Geografi), cara penyajian dan analisis data spsial, cara membangun sisten data base tentang berbagai komponen lingkungan, baik fisik, kimia, biologi serta social ekonomi budaya sehingga dapat direkam dan dicatat secara baik dan dapat dimanfaatkan untuk proses penyususnan kebijakan dan pengambilan keputusan tentang lingkungan hidup.
Transformasi ke dalam model/fungsi matematika, interaksi antara Operation Reseach dan pengelolaan lingkungan. Integer programming dan network optimization. Model model transformasi dan metode LCM pada transformasi.
AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) memiliki fungsi dan kegunaan dalam mengevaluasi dampak lingkungan dari suatu proyek atau kegiatan. Proses dan pelaksanaan AMDAL meliputi prosedur yang harus diikuti serta tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam penilaian dampak lingkungan. Evaluasi kelayakan lingkungan juga merupakan bagian penting dari AMDAL. Metode identifikasi, prakiraan, dan evaluasi dampak meliputi dampak fisik, kimia, biologi, sosial ekonomi, serta budaya. Berbagai jenis dampak lingkungan diidentifikasi dan dievaluasi. Penilaian AMDAL juga mempertimbangkan peraturan dan baku mutu lingkungan yang berlaku di Indonesia.
Perencanaan dan pengelolaan lingkungan bertujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas lingkungan yang optimal. Kebijaksanaan dasar ekologis menjadi landasan utama dalam pengelolaan lingkungan hidup. Penerapan perencanaan dan pengelolaan lingkungan di Indonesia melibatkan berbagai aspek, termasuk regulasi, kebijakan, program, dan praktik yang bertujuan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan hidup.
Penerapan teknik-teknik analisis sistem dalam menelaah masalah lingkungan melibatkan pendekatan yang sistematis dan holistik. Beberapa teknik analisis sistem yang umum digunakan dalam konteks ini meliputi: 1. Model Sistem Dinamis: Digunakan untuk memahami perilaku sistem lingkungan dari waktu ke waktu dan bagaimana faktor-faktor tertentu dapat memengaruhi dinamika sistem tersebut. 2. Analisis Input-Output: Mengidentifikasi dan mengevaluasi aliran masukan dan keluaran dalam suatu sistem lingkungan untuk memahami dampaknya terhadap keseimbangan ekologis. 3. Analisis Sistem Hierarkis: Mempelajari hubungan hierarkis antara komponen-komponen sistem lingkungan untuk memahami bagaimana perubahan pada satu tingkat dapat memengaruhi tingkat yang lebih tinggi atau lebih rendah. 4. Analisis Rentang: Mengevaluasi rentang variabilitas dalam sistem lingkungan dan bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi keberlanjutan lingkungan. 5. Analisis Keberlanjutan: Mempertimbangkan aspek-aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dari suatu sistem untuk menilai keberlanjutannya dalam jangka panjang. 6. Analisis Keterkaitan: Mengidentifikasi dan mengevaluasi keterkaitan antara berbagai komponen dalam sistem lingkungan serta bagaimana interaksi tersebut dapat memengaruhi keseluruhan sistem. Penerapan teknik-teknik analisis sistem ini membantu dalam pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas masalah lingkungan dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam upaya melindungi dan mempertahankan lingkungan hidup.
Biaya Studi
Capaian Pembelajaran
Mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan diharapkan:
| Capaian Pembelajaran | |
| 1 | Mampu mengidentifikasi dan merancang/mendesain penelitian yang menunjang dalam penyelesaian permasalahan pembangunan dan lingkungan berdasarkan kearifan lokal dan teknologi terkini yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan serta memecahkan permasalahan dengan mengaplikasikan tools pendekatan sistem (holistik, terpadu, dan inter/multidisiplin) dalam PSDAL. |
| 2 | Mampu mengelola riset dan pengembangan dalam bidang seni, sains dan teknologi PSDAL dengan pendekatan inter/multidisiplin yang bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat dan keilmuan serta mampu mendapatkan pengakuan regional dan/atau internasional, merumuskan hasil penelitian berdasarkan data dan fakta yang didapat dalam penelitian secara tepat dan benar baik serta mempublikasikan hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi dan internasional bereputasi. |
| 3 | Mampu merancang dan merumuskan konsep PSDAL dalam permasalahan pembangunan dan lingkungan sejak perencanaan hingga pelaksanaanya berdasarkan kearifan lokal dan teknologi terkini yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, mengelola dan memantau lingkungan serta mengevaluasi/menginterpretasikan data sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku untuk memberikan solusi bagi perbaikan kerusakan lingkungan dengan tepat. |
| 4 | Mampu menyampaikan informasi mengenai pengelolaan dan permasalahan lingkungan dengan baik ke media/masyarakat baik secara lisan, tulisan maupun elektronik, mengkomunikasikan masalah-masalah lingkungan secara efektif dan jelas kepada masyarakat umum dan ilmuwan melalui presentasi ilmiah ataupun ceramah-ceramah hingga mengungkapkan gagasan, ide, pikiran mengenai pengelolaan lingkungan secara tegas, baik secara lisan maupun tulisan. |