> Berita > Lokakarya Investasi Properti Berkelanjutan di Sumatera Utara
Lokakarya Investasi Properti Berkelanjutan di Sumatera Utara
Dipublikasi Pada
07 Maret 2018
Dipublikasi Oleh
-
Thumbnail Lokakarya Investasi Properti Berkelanjutan di Sumatera Utara
Lokakarya Investasi Properti Berkelanjutan di Sumatera Utara
Sektor pembangunan mempunyai kontribusi yang besar dalam kerusakan lingkungan yaitu: menyumbang 40% emisi gas rumah kaca,menghasilkan 40% sampah global, menggunakan 12% air dunia, menghasilkan kualitas udara dalam ruang 5 kali lebih buruk dari udara luar, dan menggunakan sepertiga (1/3) sumber daya alam yang ada di dunia.
Kontribusi bidang pembangunan dan exploitasi alam untuk kebutuhan manusia mengakibatkan kerusakan lingkungan yang cukup parah. Akibat nyata yang kita rasakan sekarang ini adalah perubahan iklim. Iklim yang semakin panas dan ekstrim ini memicu terjadinya bencana alam seperti badai yang semakin sering terjadi akhir-akhir ini. Disamping itu banjir & longsor dimusim hujan, kekeringan dimusim kemarau, pencemaran lingkungan, juga sudah rutin kita alami.
Sektor pembangunan mempunyai kontribusi yang besar dalam kerusakan lingkungan yaitu: menyumbang 40% emisi gas rumah kaca,menghasilkan 40% sampah global, menggunakan 12% air dunia, menghasilkan kualitas udara dalam ruang 5 kali lebih buruk dari udara luar, dan menggunakan sepertiga (1/3) sumber daya alam yang ada di dunia.
Kontribusi bidang pembangunan dan exploitasi alam untuk kebutuhan manusia mengakibatkan kerusakan lingkungan yang cukup parah. Akibat nyata yang kita rasakan sekarang ini adalah perubahan iklim. Iklim yang semakin panas dan ekstrim ini memicu terjadinya bencana alam seperti badai yang semakin sering terjadi akhir-akhir ini. Disamping itu banjir & longsor dimusim hujan, kekeringan dimusim kemarau, pencemaran lingkungan, juga sudah rutin kita alami.
Maksud dan tujuan kegiatan lokakarya ini adalah pemahaman lebih lanjut tentang properti berkelanjutan, baik gedung komersial maupun rumah tinggal; mempelajari bagaimana pengalaman pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam penerapannya, dan mengetahui manfaat yang dirasakan pemilik gedung yang telah menerapkan konsep berkelanjutan.
Setelah itu para peserta lokakarya bersama dengan pemateri akan mencoba merumuskan rancangan regulasi properti berkelanjutan di Sumatera Utara dan upaya penguatannya sehingga dapat menjadi masukan pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta menjadi pendorong bagi investor untuk segera mewujudkannya.