home icon
search icon
menu icon

> Berita > SPs USU Gelar Workshop Penguatan Komitmen Pencapaian WBK di USU

SPs USU Gelar Workshop Penguatan Komitmen Pencapaian WBK di USU

Dipublikasi Pada

29 November 2023

Dipublikasi Oleh

Mutia Sukma Dilla S.S.I

SPs USU Gelar Workshop Penguatan Komitmen Pencapaian WBK di USU
Thumbnail SPs USU Gelar Workshop Penguatan Komitmen Pencapaian WBK di USU
Yudi Purnomo Harahap dari Tim Penyidik Mabes Polri, Dr Victor Lumbanraja, M.A.P., MSP dari badan pengawas internal USU, dan Wakil Direktur 2 SPs USU Prof. Dr. Ir Hamidah Harahap M.Sc.

SPs USU Gelar Workshop Penguatan Komitmen Pencapaian WBK di USU


Medan - Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) melalui Program Magister Manajemen (MM) menujukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Komitmen ini ditunjukkan dengan mengadakan workshop zona integritas WBK dan WBBM dengan mengundang para pegawai keuangan di 16 Fakultas se-USU. Workshop ini diharap dapat menciptakan lingkungan yang transparan, adil, dan berkualitas.

“Kegiatan ini dilakukan supaya semua yang di bagian keuangan, perlengkapan atau juru bayar di lingkungan Universitas Sumatera Utara bisa melakukan pekerjaannya dengan baik, berintegritas dan dapat melayani dengan baik. Kurang lebih ada 120 pegawai yang datang dari berbagai fakultas di USU, kami mengundang 16 fakultas terdiri dari Juru Bayar, PUMK, Wakil Direktur di lingkungan USU,” kata Wakil Direktur 2 SPs USU Prof. Dr. Ir Hamidah Harahap M.Sc usai kegiatan workshop di Auditorium MM SPS USU, Senin (20/11).

Workshop ini diisi oleh dua pemateri diantaranya Yudi Purnomo Harahap dari Tim Penyidik Mabes Polri dan Dr Victor Lumbanraja, M.A.P., MSP dari badan pengawas internal USU.

Kesempatan itu, Victor juga menyampaikan pertemuan ini salah satu wujud komitmen dalam memberantas korupsi di USU ini. Menurutnya, integritas harus dimulai dari komitmen. Komitmen itu terwujud dari tindakan-tindakan nyata.

Tidakan tersebut, lanjut Viktor diantaranya adalah pemanfaatan transformasi digital. “Misalnya dengan menggunakan aplikasi dan sejenisnya, kita kurangi interaksi, karena dari evalusi yang dilakukan interaksi justru membuat peluang korupsi terjadi. Kita dorong seluruh proses yang di USU ini dengan memanfatkan aplikasi e-office,” harapnya.

Hal ini dilakukan untuk mendukung good university governance seperti visi-misi rektor untuk mencapai world class university. “Dengan baiknya pengelolaan di setiap unit kerja akan terwujudlah world classs university yang dicita-citakan karena itu bersinggungan langsung,” tutupnya.

Sementara itu Yudi Purnomo Harahap mengapresiasi USU yang memiliki komitmen tinggi dalam membentuk zona integritas WBK dan WBBM di lingkungan kampus. “kita tahu USU punya komitmen yang tinggi membentuk zona integritas wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani artinya bahwa ada keinginan dan tekad kuat dan ini harus jadi contoh untuk universitas lainnya,”katanya.

Diharapkannya, ke depan melalui kegiatan yang diinisiasi MM SPs USU ini, USU bisa menjadi barometer bagi upaya pencegahan korupsi di dunia perguruan tinggi. “Acara ini bagus sekali dihadiri beberapa peserta termasuk dari tingkat pejabat kampus dan pegawai yang melaksanakan teknis seperti juru bayar dan lainnya,” ujar Yudi.

Penerapan bebas korupsi lanjut Yudi dimulai dari integritas personilnya. “Artinya tanpa personil yang punya integritas tidak mungkin kita bicara mengenai anti korupsi. Kedua bagaimana menciptakan program-program anti korupsi, seperi program penerimaan mahasiswa baru dan lainnya,” kata Yudi.

Berita